EDM itu lebih simpenya Electronic Music/Musik Elektronik
yang biasa dipakai untuk NightClub/Klub Malam atau biasa juga dipakai di acara
yang berhubungan dengan Dance.
Musik-musik yang termasuk dalam EDM itu sendiri adalah Musik
Disko, Musik Techno, House Music dan tentunya Trance Music. Musik Seperti
itu dipopulerkan di NightClub/Klub Malam pada tahun 1980an dan diawal-awal
pergerakan rave scene of the acid house pada akhir 1980an.Musik yang memecah
telinga serta menggetarkan dada. Memang tipe musik ini tidak jauh dari
kehidupan malam yang hingar bingar. Alunan EDM memiliki banyak genre yang penuh
daya tarik bagi penikmatnya.
House Music
Genre musik ini berasal dari kota Chicago, Amerika. Kata
“house” sendiri diambil dari nama sebuah kelab malam di kota itu, The
Warehouse.
Genre House sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur Soul, R&B, dan Funk yang menjadi variasi musik disko. House music sendiri merupakan genre dalam musik EDM yang paling banyak diterima oleh publik. Hampir semua musik Top 40 dipengaruhi house music, begitu pula sebaliknya.
Ciri khas house music adalah tempo yang upbeat, groovy dan kadang didominasi oleh kord piano dengan tempo sekitar 126-128 beats per minute (BPM). Saking populernya, genre ini punya berbagai macam sub-genre tersendiri:
Genre House sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur Soul, R&B, dan Funk yang menjadi variasi musik disko. House music sendiri merupakan genre dalam musik EDM yang paling banyak diterima oleh publik. Hampir semua musik Top 40 dipengaruhi house music, begitu pula sebaliknya.
Ciri khas house music adalah tempo yang upbeat, groovy dan kadang didominasi oleh kord piano dengan tempo sekitar 126-128 beats per minute (BPM). Saking populernya, genre ini punya berbagai macam sub-genre tersendiri:
Acid House: House music dengan sedikit pengaruh trance dan
techno. Temponya sedikit lebih cepat daripada musik dari genre yang sama pada
umumnya. Biar lebih paham, coba dengar track dari James “Jack Rabbit” Martin
yang ini.
Dutch House: dari namanya sudah terlihat kalo sub-genre ini
berasal dari negeri Belanda. Dutch House sendiri merupakan salah satu sub-genre
yang mulai populer, bahkan di Indonesia juga. Biar lebih ngerti, dengerin track
dari Hardwell – Spaceman dan Chuckie & Junxterjack – Make Some Noise.
Progressive House: ciri khas dari sub-genre ini adalah tempo
musik yang semakin meningkat, hampir mirip dengan musik trance. Coba dengerin
track dari CLMD – Black Eyes & Blue atau Calvin Harris – Summer.
Deep House: ini merupakan sub-genre yang bisa dibilang
paling chill. Musik Deep House sering dimainkan di cafe atau kelab yang
memiliki atmosfer santai. Coba denger Noir & Haze – Around, Oliver Helden –
Gecko, dan Faul & Wad Ad VS Pnau – Changes.
Sebenarnya masih ada beberapa sub-genre lain. Kalau kalian memang tertarik, simak aja DJ-DJ yang ada di list ini.
Trance
Trance merupakan genre EDM yang berkembang di Jerman pada
awal dekade 90-an. Karakteristik utama musik ini ialah tempo yang berkisar dari
125-160 BPM serta alur yang naik turun. Secara harfiah, trance berarti keadaan
ketika kamu berada di alam bawah sadar. Sesuai namanya, musik trance ini bisa
bikin kamu terhipnotis dan merasa senang atau sedih. Sensasi emosional ini
tercipta melalui kombinasi berbagai ritme dan layer musik, dengan melodi dan
vokal yang repetitif. Trance Music adalah kombinasi dari banyak bentuk bunyi
seperti Techno, House, Pop, Chill-out, Musik Klasikal dan Musik Film
buat contohnya :
buat contohnya :
ProgresiveTrance:Best of Progressive Trance
AcidTrance: BEST OF OLDSKOOL TRANCE/ TRANCE CLASSICS 1 HR
MIX with tracklist
Upliftingtrance: Uplifting Trance View Set 2011 [Golden
Year]
HardTrance: Swankie DJ & Kashi - Sukka Beatz
Armin Van Buuren feat. Miri Ben Ari – Intense
BT – Skylarking
Above & Beyond – Alchemy
Neelix – Wherever you are
Techno
Genre ini muncul dari Detroit, Michigan (USA) pada era
1980-an. Awal munculnya genre ini merupakan perpaduan antara music elektronik
Eropa oleh seniman seperti Kraftwerk dengan musik Amerika-Afrika seperti funk,
elektro, House, dan Jazz. Bagi penikmat musik dan penggemar Techno pada umumnya
genre ini hampir serupa dengan Techno House dan Trance, selain itu deskripsi
umum Techno juga sangat erat dengan electronic music dan dance music. Sebagai
bagian dari EDM, ciri khas musik techno ialah penggunaan berbagai teknologi
baru dalam dunia musik. Sebagian besar musik techno merupakan kombinasi
synthesizer, hentakan drum, serta sequencer.
Di bawah ini ada beberapa DJ yang dikenal dengan pengaruh techno di setiap setnya:
Di bawah ini ada beberapa DJ yang dikenal dengan pengaruh techno di setiap setnya:
Carl Cox
Adam Bayer
Richie Hawtin
Techno juga punya sub-genre, yaitu minimal techno. Minimal techno menggunakan sampling musik yang lebih sedikit dan repetitif. Mottonya: less is more. Coba dengarkan Droplex – Dance dan Daniel Portman – Rock the Funk.
Dubstep
(catatan: Skrillex itu brostep)
Dubstep pertama kali diperkenalkan di London pada akhir tahun 90-an. Musik ini punya sound yang khas serta komposisi bass yang nggak beraturan dan terdistorsi.
Dubstep pertama kali diperkenalkan di London pada akhir tahun 90-an. Musik ini punya sound yang khas serta komposisi bass yang nggak beraturan dan terdistorsi.
Ada banyak musisi dubstep lain yang harus kamu
dengarkan. Coba deh simak beberapa track ber-genre dubstep yang
ada di bawah ini:
Mount Kimbie – Carbonated (post-dubstep)
Electro
merupakan sebuah subgenre dari EDM. Electro
adalah musik yg suaranya seperti orang ngorok, kaya serada brucek, kaya orang
ngeden, agak dirty, dan hanya dimusik DJ.
Genre ini merupakan genre yang cukup sulit dibedakan dengan
genre lainnya. Ciri yang mendasar adalah penggunaan irama drum yang kental,
meskipun karena perkembangan yang cukup pesat dalam industri musik penggunaan
komputer dalam musik elektro sehingga terjadi penafsiran yang berbeda dalam
genre musik ini.
Electro House: adalah musik yg mengandung electro
lebih lama yaitu biasanya dari awal lagu sampai akhir terdengar ada unsur
electronya. Contoh musik electrohouse : Djane Housekat feat. Rameez - My
Party, dan David Guetta feat. Nicki Minaj & Flo Rida - Where Dem Girlz
At? Deadmau5, David Guetta dan Zedd merupakan sebagian DJ Electro
House. Hampir semua musik Electro House memiliki “drop”, seperti track milik Strobe milik Deadmau5 ini.
Electro-pop adalah sebuah musik electro yg mengandung
unsur-unsur musik pop. Unsur-unsur ini misal : dram, gitar, piano, dll.Contoh
musik electropop adalah : Ke$ha - Blow, Nicki Minaj - Va Va Voom, Mugawanti -
Cuik, David Guetta feat. Sia - Titanium, Pitbull feat. Christina Aguilera -
Feel This Momment, dan Selena Gomez and The Scene - I Love You Like A Love
Song.
Electro-Dance adalah musik electro yg mengandung unsur
dance jedag jedug. Jedag jedug ialah suara yg dihasilkan dj berupa jedag jedug
secara ngebass tanpa mirip dram.Contoh musik electrodance : Black Eyed Peas -
The Time, Sean Paul - Touch The Sky, dan David Guetta feat. Nicki Minaj - Turn
Me On.
Hard Dance
HardDance tuh kaya sebuah sebutan dari kelompok Hard
EDM tapi nggak se hard genre Hardcore ( Hardcore ga
termasuk ). HardDance itu meliputi HardHouse, Hard NRG (
HardHousenya negara Inggris ), HardTrance, dan tentunya Hardstyle.
kesimpulannya HardDance seperti sebutan lainnya Hard EDM tapi mengeluarkan Hardcore (tapi HardCore juga banyak yg kategoriin ke HardDance ).
Facts :
kesimpulannya HardDance seperti sebutan lainnya Hard EDM tapi mengeluarkan Hardcore (tapi HardCore juga banyak yg kategoriin ke HardDance ).
Facts :
HardDance muncul sekitar awal-pertengahan 1990an
populer di Underground party di awal-pertengahan
1990an
berkisar antara 140-180 bpm
Hardstyle:
Mixingnya diambil dari HardTechno, Hard House, Hard
trance dan Hardcore. Tipikal Hardstyle itu Dalem, Suara
dentuman Kick Drum, Intense Faded, dan Suara Bass yg pecah
gitu.Mempunyai berberapa kesamaan dengan HardTrance. Hardstyle banyak
dipengaruhi dari Hardtrance, Gabber, Acid House, dan HardHouse. Hardstyle
berasal dr Itali tetapi acara-acaranya dimulai di Netherland. Musik Hardstyle
paling banyak dipakai untuk Shuffle Dance dan HardJump
0 komentar:
Posting Komentar